Rabu, 27 Maret 2013

TUGAS SOFTSKILL B.INGGRIS BISNIS 2


FULL BLOCK STYLE
                                                                                                   
 NAME : ANGGA BIMANTORO
 NPM : 11209920
 CLASS : 4EA12






CAMBRIDGE ELECTRONIC CORPORATION
231 Blackmore Street
New York, N.Y.  20011 USA

                                                                                                           
Ref : JS/LL/12B
17rd April, 2013

Messrs. Johnson Smith & Carlton
16 Fifth Avenue Street
Los Angeles, USA


Dear sirs,
We have to remind you that your account for televisions ordered on 12 February has not yet been paid. Discount cannot now be allowed.

You will remember that we went to some trouble to meet your delivery date, and we are sure that you would not wish to inconvenience us by delaying your payment.

A copy of the statement is enclosed, and we shall be glad to receive your cheque by return.


Your Faithfully,





Jonathan R. Smith
General Manager


Sabtu, 19 Januari 2013

Softskill Etika Bisnis


Nama : Angga Bimantoro
NPM : 11209920
Kelas : 4EA12

1.Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku di Indonesia sangat dipengaruhi oleh system nilai masyarakat kita, Jelaskan!
Jawaban:
Karena masyarakat di Indonesia memiliki nilai-nilai budaya yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Moralitas dan sosial sangat dibutuhkan agar etika bisnis tidak menjadi ajang untuk memperkaya diri, namun juga untuk kepentingan masyarakat umum dan Negara.

2.Mengapa prinsip no harm menjadi dasar jiwa dari semua aturan bisnis. Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawaban:
Agar tidak merugikan orang lain terutama lingkungan alam, yang sangat dibutuhkan oleh manusia.

3. Jelaskan menurut pendapat saudara bagaimana caranya merupakan prinsip-prinsip etika bisnis ini sehingga benar-benar operasional!
Jawaban: 
  • Pada saat berbisnis kita sebelumnya harus benar-benar mengetahui secara jelas apa dampak yang akan ditimbulkan dari bisnis itu sendiri terhadap orang lain dan terhadap diri kita sendiri. 
  • Dalam persiapan menjalankan bisnis kita harus mempersiapkan segala sesuatunya agar kita bisa memberikan kualitas dan hasil bisnis yang baik
4. Berkembang tidaknya suatu etos bisnis dalam sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh gaya kepimpinan dalam suatu perusahaan tersebut. Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawaban:
Dalam suatu perusahaan sangat dibutuhkan pemimpin yang tegas, tertib, dan juga dapat mengayomi bawahannya, bukan sekedar memperkerjakan bawahannya demi mencapai keuntungan setinggi-tingginya saja, namun juga harus memenuhi kesejahteraan serta melindungi bawahannya tersebut.

5.Mengapa norma dan prinsip etika bersifat universal, Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawaban:
Karena mau di Negara mana pun bisnis itu berdiri dan berjalan, akan tetap berlaku etika bisnis yang mengaturnya, agar tidak terjadi kekacauan serta pihak-pihak yang dirugikan atas berlangsungnya suatu bisnis.

6. Apakah ada kaitannya antara moralitas dan hukum!
Jawaban:
Ada kaitannya. Moral itu adalah suatu adat serta nilai yang sudah tertanam dalam kehidupan tiap manusia. Moral itu berisi kaidah yang mengatur suatu perilaku agar tidak menyimpang. Oleh karena itu diperlukan hokum untuk member efek jera serta mengatur pelanggaran moral yang terjadi.

7. Apa yang dimaksud dengan prinsip integritas pribadi, berikanlah penjelasan dan contohnya!
Jawaban:
Agar dalam menjalankan bisnis kita harus menjaga nama baik kita sendiri dan perusahaannya maupun pemimpinnya. Hal ini mendorong kita untuk menjadi yang terbaik dan dapat dibanggakan.

8.Menurut pendapat renald khasali bahwa-bahwa masyarakat kita belum punya budaya korporatif apa maksudnya menurut pendapat saudara!
Jawaban:
Karena masyarakat Indonesia masih sangat terikat dengan tradisi dan sufat kedaerahan. Budaya korporasi menuntut kepercayaan dan seluruh nilai yang ada. Dengan menganut budaya korporasi maka yang paling berperan adalah orang-orang yang adala dalam suatu korporasi tersebut.

9.Mengapa keadilan menjadi nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh segenap masyarakat. Jelaskan menurut pendapat saudara!
Jawaban:
Karena semua orang pada dasarnya memiliki hak dan derajat yang sama. Jadi keadilan harus ditegakkan, agar tidak ada yang tertindas.

10. Kesejahteraan buruh menuntut demokratis dan profesionalisme
Jawaban:
Karena buruh juga bekerja dengan profesional tinggi hanya untuk kemajuan suatu perusahaan. Jadi, sangat pantas para buruh menuntut perusahaan juga profesional dalam memenuhi kewajibannya terhadap buruh, terutama dalam hal kesejahteraan.


Senin, 05 November 2012

ETIKA BISNIS


NAMA            : ANGGA BIMANTORO
KELAS           : 4EA12


ETIKA BISINIS

1.      Pengertian Etika
Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan. Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Dari segi etimologi (asal kata), istilah etika berasal dari kata Latin “Ethicos” yang berarti kebiasaan. Dengan demikian menurutpengertian yang asli, yang dikatakan baik itu apabila sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Kemudian lambat laun pengertianini berubah, bahwa etika adalah suatu ilmu yang mebicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai tidak baik. Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah 
1. Pengendalian diri 
Artinya, pelaku-pelaku bisnis dan pihak yang terkait mampu mengendalikan 
diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam 
bentuk apapun. Disamping itu, pelaku bisnis sendiri tidak mendapatkan keuntungan 
dengan jalan main curang dan menekan pihak lain dan menggunakan keuntungan 
dengan jalan main curang dan menakan pihak lain dan menggunakan keuntungan 
tersebut walaupun keuntungan itu merupakan hak bagi pelaku bisnis, tetapi 
penggunaannya juga harus memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya. Inilah etika 
bisnis yang “etis”. 
2. Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility)
Pelaku bisnis disini dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan 
hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih 
kompleks lagi. Artinya sebagai contoh kesempatan yang dimiliki oleh pelaku bisnis 
untuk menjual pada tingkat harga yang tinggi sewaktu terjadinya excess demand 
harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi pelaku bisnis dengan tidak 
memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda. Jadi, 
dalam keadaan excess demand pelaku bisnis harus mampu mengembangkan dan 
memanifestasikan sikap tanggung jawab terhadap masyarakat sekitarnya. 
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh 
pesatnya perkembangan informasi dan teknologi 
Bukan berarti etika bisnis anti perkembangan informasi dan teknologi, tetapi 
informasi dan teknologi itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian bagi 
golongan yang lemah dan tidak kehilangan budaya yang dimiliki akibat adanya 
tranformasi informasi dan teknologi. 

2.       Pengertian Bisnis
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Kata bisnis sering terdengar dalam keseharian kita.  Seperti yang  saya dengar ketika bertemu dengan seorang kawan yang sudah lama tidak berjumpa. Lazimnya kita pasti berbasa-basi menanyakan kabar dan kondisinya sekarang.  Utamanya atau ujung-ujungnya pasti kondisi “keuangannya”, meskipun tidak secara langsung. Begitu pula yang saya lakukan dengan mengikuti tata pergaulan yang berlaku umum saat ini.  Kawan saya-pun menjawab bahwa saat ini Ia sudah tidak bekerja lagi tapi sedang  merintis bisnis pulsa dan “one stop payment”.
Ilustrasi diatas memperlihatkan bahwa saat ini orang sudah terbiasa menggunakan kata membangun bisnis daripada membangun usaha. Kenapa ?. Jawabannya mungkin bisa bermacam-macam, lebih keren, lebih modern, lebih global, atau mungkin supaya tidak ketinggalan jaman.  Lalu apa arti dan definisi dari bisnis itu sendiri ? Bisnis berasal dari bahasa Inggris business, mengembangkan kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Sedangkan dalam kamus lengkap bahasa Inggris karangan Prof. Drs. S. Wojowasito dan W.J.S Poerwadarminta, business diterjemahkan menjadi : pekerjaan; perusahaan; perdagangan; atau urusan.
Contohnya adalah Bisnis rumahan yang satu ini bisa dibilang usaha yang sangat menyenangkan disamping bisnis ini tidak mengenal musim sebagai contoh tidak seperti usaha penjualan es yang hanya akan laku keras pada musim kemarau atau cuaca panas saja. Selain itu usaha pulsa elektronik merupakan bisnis rumahan dengan modal kecil dan tidak memerlukan tenaga extra untuk menjalankannya, yang dibutuhkan hanya handphone untuk mengirim pesan saat melayani pelanggan. Selain itu bisa dikerjakan sambil mengerjakan tugas sebagai ibu rumah tangga jika usaha ini dikerjakan di dalam rumah sendiri

3.      Pengertian Etika Bisnis
Steade et al (1984: 701) dalam bukunya ”Business, Its Natura and Environment An Introduction” memberi batasan yakni, ”business ethics is ethical standards that concern both the ends and means of business decision making” (“Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.")